Pada Sabtu, 22 November 2025, SMK Negeri 2 Selong, Lombok Timur, mengadakan kegiatan Pelatihan Konten Promosi dan Optimasi Akun Digital bagi para siswa kelas XII. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kokurikuler sekolah yang bertujuan memperkuat skill digital siswa agar siap bersaing di dunia industri yang semakin berbasis teknologi. Pada kesempatan ini, pihak sekolah menggandeng Team BDP Lombok sebagai pemateri utama — sebuah lembaga yang aktif memberikan edukasi digital marketing dan pelatihan konten kreatif di berbagai sekolah NTB.
Sambutan Hangat dari Kepala Sekolah: Membuka Jalan Belajar Era Digital
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah H. Sahlah, S.Pd., M.Pd. Dalam pidatonya, beliau menegaskan pentingnya generasi muda memahami dunia digital sejak dini. Menurut beliau, keterampilan membuat konten promosi dan mengelola platform profesional seperti LinkedIn adalah bekal penting bagi siswa SMK, terutama saat memasuki dunia kerja.
Beliau menyampaikan bahwa dunia industri saat ini tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga jejak digital profesional yang dimiliki seseorang. LinkedIn menjadi salah satu platform yang wajib dikuasai oleh para siswa, karena di sanalah kesempatan untuk menunjukkan portofolio, pengalaman, dan kemampuan akan terlihat secara terbuka.
Dengan suara penuh semangat, beliau menegaskan:
“Kami ingin lulusan SMK Negeri 2 Selong bukan hanya siap bekerja, tetapi mampu bersaing di tingkat nasional melalui personal branding digital yang kuat.”
Sambutan ini menjadi dorongan besar bagi seluruh peserta untuk mengikuti setiap sesi pelatihan dengan antusias.
Sesi Materi oleh Team BDP Lombok: Praktik Langsung Tanpa Teori Berlebihan
Setelah sambutan pembukaan, sesi pelatihan dimulai oleh dua pemateri luar biasa dari Team BDP Lombok, yaitu Bang Rudy dan Bang Wan. Keduanya dikenal sebagai praktisi digital marketing dan trainer yang sudah berpengalaman memberikan pelatihan di sekolah, kampus, hingga desa-desa digital di Lombok.
1. Pembuatan Akun LinkedIn dari Nol
Pada sesi pertama, siswa diajak langsung membuat akun LinkedIn secara bersama-sama. Materi fokus pada:
Cara mengisi bio profesionalMengunggah foto profil dan banner yang sesuai standar
Menyusun deskripsi diri (About) yang menarik
Menampilkan pengalaman praktik kerja industri (Prakerin)
Menambahkan keahlian (Skills) berdasarkan kompetensi keahlian siswa
Kiat membuat portofolio sederhana, bahkan hanya dari tugas sekolah
Bang Rudy memberikan panduan step by step melalui layar, sehingga seluruh peserta bisa mengikuti dengan mudah. Ia menekankan bahwa LinkedIn bukan hanya untuk orang kantoran, tetapi juga sangat bermanfaat untuk siswa SMK yang sedang mempersiapkan masa depan.
“Akun LinkedIn ibarat CV digital. Semakin rapi dan jelas, semakin besar peluang kalian ditemukan oleh HRD perusahaan,” tegas Bang Rudy.
2. Optimasi Akun: Membangun Personal Branding Profesional
Setelah akun selesai dibuat, sesi dilanjutkan oleh Bang Wan yang membahas cara optimasi LinkedIn agar lebih menarik dan mudah ditemukan.
Materi yang diberikan antara lain:
Cara memilih headline yang tepatStrategi mengatur profil agar terlihat profesional
Tips membuat postingan sederhana tentang kegiatan sekolah
Teknik membangun jaringan (networking) dengan alumni dan industri
Pentingnya menuliskan sertifikat atau pelatihan yang pernah diikuti
Sesi praktikum membuat siswa langsung memahami bagaimana membangun personal branding digital tanpa membuang waktu untuk teori yang panjang.
Kelas XII Antusias: Belajar Sambil Praktik
Pelatihan ini khusus diberikan kepada siswa kelas XII, yang sebentar lagi akan menghadapi kelulusan dan memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, materi yang disampaikan dirancang ringkas, terarah, dan langsung praktik, sehingga siswa bisa melihat hasil nyata dari akun profesional yang mereka buat.
Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari bagaimana membuat postingan profesional, cara mencari lowongan kerja di LinkedIn, hingga cara memaksimalkan portofolio.
Beberapa siswa bahkan langsung berhasil membuat profil yang lengkap selama pelatihan berlangsung.
Tujuan Pelatihan: Mempersiapkan Siswa Masuk Dunia Kerja Modern
Program kokurikuler ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ada beberapa tujuan besar yang ingin dicapai oleh SMK Negeri 2 Selong:
1. Membekali siswa dengan keahlian digital terbaru
Di era serba online, kemampuan membuat konten promosi, mengelola platform profesional, dan memahami personal branding menjadi kebutuhan dasar.
2. Memperkuat daya saing lulusan SMK
Dengan LinkedIn, siswa memiliki portofolio digital yang dapat diakses HRD dan perusahaan kapan saja.
3. Menciptakan generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga produktif
Siswa tidak hanya menggunakan internet untuk hiburan, tetapi juga untuk membangun masa depan.
4. Menjalin kolaborasi dengan lembaga digital marketing
Kerja sama antara sekolah dan Team BDP Lombok membuktikan pentingnya menghadirkan praktisi profesional dalam dunia pendidikan.
Peran Strategis LinkedIn bagi Siswa SMK
Salah satu alasan utama LinkedIn dipilih menjadi fokus pelatihan adalah karena platform ini kini menjadi standar profesional bagi perusahaan. Melalui LinkedIn, siswa bisa:
Menampilkan pengalaman PKLMengupload karya desain, video, atau project kelas
Berjejaring dengan alumni dan dunia industri
Mencari peluang magang dan pekerjaan
Membangun reputasi profesional sejak bangku sekolah
Dengan personal branding yang kuat, peluang siswa untuk diterima bekerja akan jauh lebih besar.
Penutup: Pelatihan yang Relevan dan Berdampak Nyata
Pelatihan Konten Promosi dan Optimasi LinkedIn di SMK Negeri 2 Selong berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kehadiran Team BDP Lombok bersama Bang Rudy dan Bang Wan memberi warna baru dalam proses pembelajaran siswa — lebih interaktif, lebih praktis, dan sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Terima kasih kepada Kepala Sekolah H. Sahlah, S.Pd., M.Pd, para guru pendamping, dan seluruh peserta pelatihan atas kerja sama dan semangat belajar yang luar biasa.
Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh siswa kelas XII SMK Negeri 2 Selong dapat melangkah lebih percaya diri dalam membangun masa depan melalui jejak digital yang positif dan profesional.
.jpeg)
0 Comments