Pada era digital yang terus berkembang pesat, kemampuan membuat dan mengoptimalkan konten promosi menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda. Hal inilah yang mendorong SMK Negeri 2 Selong, Lombok Timur, untuk mengadakan Pelatihan Konten Promosi dan Optimasi Media Sosial bagi seluruh peserta didik kelas X program kokurikuler. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 19 November 2025, dengan menghadirkan Team BDP Lombok sebagai pemateri utama, yaitu Bang Rudy dan Bang Wan, dua praktisi digital marketing yang sudah banyak mendampingi UMKM, lembaga pendidikan, hingga komunitas kreator lokal.
Sambutan Hangat dari Kepala Sekolah: Pendidikan Harus Menyesuaikan Zaman
Acara dimulai dengan sambutan penuh makna dari Kepala Sekolah SMKN 2 Selong, H. Sahlah, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa siswa SMK harus dibekali keterampilan nyata yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Salah satu kompetensi yang tidak bisa diabaikan adalah kemampuan membuat konten digital yang efektif untuk keperluan promosi, branding pribadi, maupun publikasi sekolah.
Beliau menyampaikan bahwa media sosial bukan lagi sekadar tempat hiburan, tetapi telah menjadi ruang kompetisi yang membutuhkan strategi, kreativitas, dan kemampuan teknis. Para siswa ditantang untuk tidak hanya menjadi pengguna aktif, namun juga produsen konten yang berkualitas dan memiliki nilai edukasi maupun ekonomi.
Kepala sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada Team BDP Lombok yang bersedia hadir memberikan materi secara langsung. “Kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan untuk membuka wawasan dan pengalaman baru bagi anak-anak kita,” ungkapnya.
Mengapa Pelatihan Konten Penting untuk Siswa SMK?
Saat ini, hampir semua bidang pekerjaan membutuhkan konten digital—baik promosi produk, laporan kegiatan, branding sekolah, hingga kampanye sosial. Siswa SMK, yang disiapkan untuk siap kerja setelah lulus, perlu memahami:
-
Cara mengambil foto dan video produk yang menarik
-
Teknik dasar storytelling digital
-
Langkah membuat konten yang memiliki nilai promosi
-
Pemahaman algoritma media sosial
-
Teknik optimasi agar konten lebih mudah ditemukan
BDP Lombok menghadirkan pelatihan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga langsung berbasis praktik. Ini membuat siswa lebih cepat memahami proses pembuatan konten mulai dari ide hingga publikasi.
Materi Pelatihan: Dari Teknik Kreatif hingga Optimasi Algoritma
Setelah sambutan, sesi inti dimulai bersama Bang Rudy yang membuka materi tentang mindset seorang konten kreator. Ia menjelaskan bahwa membuat konten bukan hanya sekadar memotret atau merekam, tetapi bagaimana menghadirkan value yang dapat menarik perhatian audiens.
Beberapa poin penting yang disampaikan:
-
Mindset Konten Kreator Modern
-
Kreatif, cepat beradaptasi, dan siap belajar
-
Berani mencoba hal baru
-
Fokus pada value, bukan hanya visual
-
-
Skillset yang Harus Dimiliki Siswa SMK dalam Dunia Digital
-
Fotografi dasar dengan HP
-
Teknik perekaman video
-
Editing sederhana melalui aplikasi gratis
-
Copywriting dan storytelling
-
-
Toolset Gratis yang Bisa Dipakai Siswa
-
Canva for Education
-
CapCut
-
Google Photos
-
Pixellab
-
Instagram Reels & TikTok Tools
-
Materi dilanjutkan oleh Bang Wan, yang membahas strategi optimasi media sosial agar konten dapat menjangkau lebih banyak pengguna. Ia memaparkan tentang:
-
Teknik membuat caption yang mencuri perhatian
-
Penggunaan hashtag yang tepat
-
Pentingnya konsistensi upload
-
Cara membuat konten edukatif dan promosi yang tidak terasa menjual
-
Pemanfaatan fitur insight untuk analisis performa konten
Pemateri menekankan bahwa algoritma media sosial menyukai kreator yang aktif, relevan, dan memberikan konten bermanfaat. “Siapa yang konsisten, dia yang menang,” tegas Bang Wan.
Sesi Praktik: Siswa Langsung Membuat Konten Promosi
Bagian terfavorit bagi para peserta adalah sesi praktik. Di sinilah para siswa mendapatkan pengalaman langsung menciptakan konten promosi, mulai dari konsep hingga hasil akhir.
Beberapa aktivitas praktik yang dilakukan:
1. Pengambilan Foto dan Video
Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Mereka diberi tugas untuk memotret produk sekolah, spot fasilitas, atau aktivitas belajar di kelas yang dapat dijadikan bahan promosi. Para pemateri membimbing bagaimana memilih angle, cahaya, komposisi, dan ketepatan objek.
2. Editing Konten
Setiap siswa mempraktikkan cara editing menggunakan aplikasi yang mudah diakses. Bang Rudy dan Bang Wan menunjukkan langkah-langkah dasar seperti:
-
Menambahkan teks
-
Membuat transisi
-
Mengatur durasi video
-
Menggabungkan beberapa footage
-
Menambahkan musik yang sesuai
3. Publikasi dan Optimasi
Setelah editing, siswa diarahkan untuk memposting konten ke akun Instagram kelas menggunakan caption dan hashtag yang sudah disusun mandiri. Pemateri memberikan masukan langsung mengenai caption, angle visual, serta kualitas konten.
Sesi ini berjalan sangat interaktif, penuh antusias, dan banyak siswa yang menemukan bakat baru dalam fotografi maupun editing video.
Dampak Pelatihan: Siswa Lebih Percaya Diri dan Siap Berkarya
Pelatihan ini memberikan dampak nyata bagi siswa kelas X SMKN 2 Selong. Mereka bukan hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman teknis yang bisa langsung diterapkan. Siswa menjadi lebih percaya diri dalam:
-
Membuat konten promosi untuk tugas sekolah
-
Mengelola akun media sosial kelas
-
Membantu promosi kegiatan OSIS atau ekstrakurikuler
-
Menyiapkan portofolio digital untuk masa depan
Selain itu, pelatihan ini mendukung program kokurikuler sekolah dalam mengembangkan keterampilan abad 21 seperti kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan literasi digital.
Penutup: Kolaborasi Pendidikan dan Praktisi Harus Terus Dilanjutkan
Pelatihan konten promosi bersama BDP Lombok di SMK Negeri 2 Selong menjadi contoh nyata keberhasilan kolaborasi antara sekolah dengan praktisi lapangan. Dengan semakin kompleksnya dunia digital, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan agar siswa mampu mengikuti perkembangan zaman dan menciptakan karya yang bermanfaat.
Dengan bekal materi dan praktik pada tanggal 19 November 2025, diharapkan siswa SMKN 2 Selong mampu menjadi generasi kreatif yang tidak hanya bisa berkarya, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja maupun dunia digital.

.jpeg)
.jpeg)
0 Comments