Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Pelatihan Marketing di Kantor Desa Darmaji: BDP Lombok Dorong UMKM Go Digital

Pelatihan Marketing di Kantor Desa Darmaji: BDP Lombok Dorong UMKM Go Digital

Desa Darmaji, Lombok Tengah — Kantor Desa Darmaji menjadi saksi semangat baru para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengikuti Pelatihan Marketing Online yang diselenggarakan oleh Team BDP Lombok. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta warga desa yang antusias untuk belajar cara menjual produk mereka melalui internet dengan strategi pemasaran digital (digital marketing) yang efektif.

Sambutan Kepala Desa: UMKM Harus Siap Hadapi Era Digital

Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Suhaidi Edy, yang menekankan pentingnya perubahan mindset dalam menghadapi perkembangan zaman. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa saat ini dunia usaha tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara konvensional. Para pelaku UMKM perlu beradaptasi dengan teknologi agar usaha mereka tetap bertahan dan berkembang.

“Kita harus membuka mata, sekarang semua serba digital. Kalau kita tidak ikut berubah, kita akan tertinggal. Karena itu, saya berharap pelatihan ini bisa memberi bekal kepada warga Desa Darmaji untuk bisa berjualan online dan memperluas pasar produk lokal kita,” ujar beliau dengan penuh semangat.

Sambutan tersebut menjadi pembuka yang menggugah semangat peserta. Banyak di antara mereka yang sudah lama ingin belajar cara menjual produknya secara online, namun belum tahu harus mulai dari mana.

BDP Lombok Hadir Membawa Energi dan Ilmu Baru

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi utama oleh dua pemateri andalan dari BDP Lombok, yaitu Bang Rudy dan Bang Wan. Keduanya dikenal sebagai praktisi dan pelatih digital marketing yang telah banyak membantu pelaku UMKM di berbagai wilayah Lombok untuk naik kelas melalui strategi pemasaran digital.

Bang Rudy membuka sesi dengan materi dasar tentang pengenalan digital marketing. Ia menjelaskan bagaimana tren belanja masyarakat telah beralih ke dunia online, serta peluang besar yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM lokal jika mampu beradaptasi dengan baik.

“Sekarang orang beli apa pun lewat HP. Mulai dari makanan, pakaian, sampai oleh-oleh khas daerah. Kalau produk Bapak dan Ibu tidak ada di internet, orang lain yang akan mengambil pasar itu,” jelas Bang Rudy di depan peserta.

Sementara Bang Wan melanjutkan dengan sesi strategi promosi di media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Ia memberikan contoh nyata bagaimana konten sederhana bisa menarik perhatian pembeli, asalkan dibuat dengan strategi yang tepat.

“Kuncinya adalah konten yang menarik dan konsisten. Tidak perlu alat mahal, cukup pakai HP dan niat belajar. Kalau kita rutin posting, orang akan mengenal produk kita,” ungkap Bang Wan sambil menunjukkan contoh video promosi sederhana yang sukses menarik ribuan penonton.

Sesi Tanya Jawab yang Interaktif

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Para peserta, yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM dari berbagai bidang seperti kuliner, kerajinan tangan, dan produk pertanian olahan, tampak sangat aktif mengajukan pertanyaan.

Beberapa peserta bertanya tentang cara menentukan harga jual di marketplace, bagaimana cara membuat konten yang menarik, hingga tips mengatasi rasa malu tampil di depan kamera. Bang Rudy dan Bang Wan menjawab semua pertanyaan dengan bahasa sederhana dan contoh nyata yang mudah dipahami.

Salah satu peserta, Ibu Nur, pemilik usaha keripik pisang lokal, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini.

“Selama ini saya hanya jual di warung sekitar desa. Tapi setelah dijelaskan tadi, saya jadi semangat untuk coba jual lewat Facebook dan TikTok. Ternyata tidak sesulit yang saya pikir,” katanya sambil tersenyum.

Praktik Langsung: Dari Teori ke Aksi

Bagian yang paling ditunggu-tunggu adalah sesi praktik langsung. Setiap peserta diminta untuk membuka akun media sosial dan mencoba membuat konten promosi sederhana untuk produk mereka masing-masing. Tim BDP Lombok mendampingi satu per satu peserta, membantu mereka menulis caption, mengambil foto produk dengan pencahayaan yang baik, hingga mengunggahnya ke platform digital.

Beberapa peserta bahkan berhasil membuat konten video pendek yang langsung menarik perhatian di TikTok. Antusiasme terlihat jelas; ruang pelatihan penuh dengan tawa dan semangat belajar.

Bang Wan menegaskan bahwa keberhasilan digital marketing tidak bisa didapat dalam sehari, melainkan melalui proses konsisten dan terus belajar.

“Hari ini baru langkah awal. Setelah ini, kuncinya adalah praktik terus-menerus. Jangan takut salah, karena dari kesalahan kita bisa belajar,” pesannya.

BDP Lombok: Komitmen Mendorong UMKM Naik Kelas

Pelatihan di Desa Darmaji ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BDP Lombok dalam mendukung program digitalisasi UMKM desa. Dengan pendekatan edukatif dan praktik langsung, BDP Lombok berharap dapat mencetak lebih banyak pelaku usaha yang mampu bersaing di pasar online.

Bang Rudy juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan ke desa-desa lain di Lombok, sebagai bentuk komitmen lembaga untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.

“Kami ingin setiap desa punya UMKM yang melek digital. Karena dengan pemasaran online, produk lokal bisa dikenal hingga luar daerah, bahkan luar negeri,” tegasnya.

Akhir Acara dan Harapan ke Depan

Pelatihan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada para peserta. Wajah-wajah peserta terlihat bahagia dan penuh semangat. Banyak di antara mereka berencana untuk mulai mengelola akun bisnis dan menerapkan strategi yang telah dipelajari.

Kepala Desa Darmaji dalam penutupan acara menyampaikan rasa terima kasih kepada tim BDP Lombok atas ilmu dan motivasi yang diberikan. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin agar semakin banyak warga desa yang bisa mengembangkan usahanya secara digital.

“Terima kasih kepada BDP Lombok. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut. Karena ilmu seperti ini sangat dibutuhkan warga desa untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” tutupnya.

Kesimpulan

Pelatihan marketing online di Kantor Desa Darmaji Lombok Tengah bukan hanya sekadar kegiatan pelatihan biasa, tetapi sebuah gerakan perubahan mindset bagi para pelaku UMKM desa. Dengan dukungan dari BDP Lombok, para peserta kini memiliki bekal untuk mulai memasarkan produknya secara digital, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Semangat “UMKM Go Digital” kini mulai tumbuh di Desa Darmaji. Diharapkan, langkah kecil ini akan menjadi awal dari perubahan besar bagi ekonomi desa menuju era digital yang lebih maju dan mandiri.

Post a Comment

0 Comments