Hot Posts

6/recent/ticker-posts

BDP Lombok Kembali Dipercaya BPVP Lombok Timur: Akselerasi Talenta Digital dan UMKM Melalui Pelatihan Digital Marketing Intensif

BDP Lombok Kembali Dipercaya BPVP Lombok Timur: Akselerasi Talenta Digital dan UMKM Melalui Pelatihan Digital Marketing Intensif

LOMBOK TIMUR – Transformasi digital bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak bagi keberlangsungan ekonomi daerah. Menyadari hal tersebut, BDP Lombok kembali dipercaya untuk menjadi narasumber dan instruktur utama dalam kegiatan pelatihan Digital Marketing yang diselenggarakan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur. Program ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan inisiatif Talent Innovation Hub Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk mencetak tenaga kerja yang adaptif dan inovatif.

Kegiatan yang berlangsung pada awal Desember 2025 ini menarik perhatian besar dari kalangan pemuda dan pelaku usaha mikro. Kehadiran BDP Lombok sebagai praktisi ahli diharapkan mampu menjembatani kesenjangan (gap) antara potensi ekonomi digital yang besar dengan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Nusa Tenggara Barat yang masih perlu ditingkatkan.

Menjawab Tantangan Ekonomi Digital di NTB

Dalam sesi pembukaannya, instruktur dari BDP Lombok menekankan bahwa lanskap ekonomi saat ini telah berubah drastis. Berdasarkan data yang dipaparkan, laporan ekonomi digital Asia Tenggara menegaskan bahwa ekosistem digital Indonesia menyediakan peluang pasar yang sangat luas. Namun, peluang ini sering kali terlewatkan oleh pelaku usaha lokal karena kurangnya keterampilan digital yang memadai.

Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dikenal dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatifnya yang sedang tumbuh pesat, menghadapi tantangan unik. Meskipun UMKM mendominasi struktur ekonomi daerah, keterbatasan akses pasar yang masih bergantung pada saluran tradisional menjadi penghambat utama. Di sinilah peran BDP Lombok di BPVP Lombok Timur menjadi krusial. Melalui pelatihan ini, BDP Lombok membawa misi untuk mengubah pola pikir konvensional menuju digitalisasi yang terukur.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak pelaku UMKM di NTB sebenarnya sudah memiliki akun media sosial. Namun, penggunaannya belum optimal karena minimnya literasi digital, manajemen konten yang kurang rapi, serta ketidakpahaman mengenai strategi iklan berbayar. BDP Lombok hadir untuk membedah masalah ini secara tuntas, memberikan solusi teknis yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktikal.

Kurikulum Berbasis Kompetensi Industri

Materi yang disampaikan oleh BDP Lombok dalam pelatihan di BPVP Lombok Timur ini dirancang sangat komprehensif, mengacu pada standar kompetensi industri terkini. Tidak hanya sekadar "cara memposting gambar", peserta diajak menyelami kedalaman strategi pemasaran digital.

Salah satu fokus utama materi adalah Manajemen Media Sosial. BDP Lombok mengajarkan peserta bagaimana membangun strategi konten yang mencakup edukasi, promosi, dan storytelling untuk meningkatkan interaksi (engagement). Peserta didorong untuk tidak hanya berjualan, tetapi membangun narasi yang kuat tentang produk lokal NTB agar memiliki Brand Identity yang memikat.

Selain itu, sesi Pembuatan Konten Visual menjadi salah satu yang paling diminati. Mengingat tren visual saat ini, BDP Lombok memberikan pelatihan teknis pengambilan foto dan video menggunakan smartphone, serta teknik editing menggunakan aplikasi populer seperti CapCut dan Canva. Tujuannya jelas: agar peserta mampu memproduksi konten berkualitas tinggi secara mandiri tanpa memerlukan peralatan studio yang mahal.

Tak kalah penting, materi Marketplace Optimization juga dikupas tuntas. BDP Lombok membimbing peserta dalam manajemen toko digital di platform seperti Shopee dan Tokopedia, mulai dari optimasi foto produk, deskripsi yang mengandung kata kunci (SEO), hingga strategi harga dan promosi. Hal ini sangat vital mengingat studi menunjukkan bahwa integrasi penuh ke kanal digital sering terhambat oleh faktor budaya dan kepercayaan, sehingga pemahaman teknis yang baik dapat meningkatkan kredibilitas toko di mata konsumen.

Untuk peserta yang lebih advanced, BDP Lombok juga memperkenalkan Performance Marketing atau iklan berbayar (Meta Ads dan TikTok Ads). Peserta diajarkan cara menentukan segmentasi audiens yang tepat dan mengelola anggaran iklan agar efektif dan tidak merugi. Kemampuan membaca data atau Digital Analytics juga ditekankan agar setiap keputusan bisnis diambil berdasarkan data (data-driven), bukan sekadar asumsi.

Metode Pembelajaran: Project-Based Learning

Berbeda dengan seminar pada umumnya, pelatihan yang dipandu BDP Lombok di BPVP Lombok Timur ini menggunakan pendekatan Project-Based Learning. Peserta tidak hanya duduk mendengarkan ceramah, tetapi diwajibkan menghasilkan output nyata.

Setiap peserta ditantang untuk membuat portofolio yang terdiri dari paket konten digital, copywriting yang persuasif, serta rancangan kampanye digital mini (mini-campaign). Pendekatan ini memastikan bahwa setelah pelatihan selesai, peserta memiliki bukti keahlian yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan atau mengembangkan usaha mereka sendiri.

Model pelatihan ini juga didukung dengan skema hybrid, yang menggabungkan pertemuan tatap muka intensif dengan sesi daring untuk penguatan materi lanjutan. Hal ini memungkinkan proses mentoring berjalan lebih efektif, di mana BDP Lombok dapat memberikan umpan balik langsung terhadap strategi yang disusun oleh peserta.

Dampak Bagi SDM dan Ekonomi Lokal

Kembalinya BDP Lombok sebagai instruktur di BPVP Lombok Timur diharapkan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Bagi para peserta yang mayoritas adalah generasi muda—seperti yang terlihat dari data peserta yang lahir pada rentang tahun 2000-an—pelatihan ini membuka pintu kesempatan kerja baru.

Di era ini, profesi seperti Content Creator, admin marketplace, hingga spesialis iklan digital sangat dibutuhkan. Dengan bekal dari pelatihan ini, peserta diharapkan mampu bekerja secara mandiri, menjadi freelancer, atau bahkan bekerja secara remote untuk perusahaan di luar NTB. Ini adalah solusi konkret untuk mengurangi angka pengangguran terdidik di daerah.

Bagi sektor UMKM, kehadiran talenta digital ini adalah angin segar. Dengan bantuan SDM yang kompeten, produk-produk lokal NTB dapat dipasarkan ke jangkauan yang lebih luas, menembus pasar nasional hingga internasional. Efisiensi biaya pemasaran pun dapat tercapai karena promosi digital jauh lebih terjangkau dibandingkan metode konvensional.

Sinergi untuk NTB Gemilang

Kolaborasi antara BPVP Lombok Timur dan BDP Lombok ini merupakan manifestasi nyata dari dukungan terhadap visi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi nasional berbasis inovasi teknologi. Program ini juga selaras dengan agenda Asta Cita pemerintah pusat, khususnya dalam poin peningkatan kualitas SDM dan penguatan ekonomi UMKM.

Investasi dalam pengembangan kompetensi digital SDM NTB diyakini akan menghasilkan dampak berantai. Kepercayaan yang diberikan kembali kepada BDP Lombok membuktikan bahwa kualitas pengajaran dan relevansi materi yang disampaikan oleh tim BDP Lombok sangat sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Sebagai penutup kegiatan, nantinya akan diadakan sesi Demo Day atau Showcase, di mana peserta akan mempresentasikan strategi digital marketing mereka di hadapan perwakilan UMKM lokal, dinas terkait, dan komunitas kreatif. Ini akan menjadi ajang pembuktian bahwa lulusan pelatihan BPVP Lombok Timur di bawah bimbingan BDP Lombok siap terjun langsung ke dunia profesional.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BDP Lombok dan BPVP Lombok Timur optimis bahwa kegiatan ini akan melahirkan "pasukan" digital marketer handal yang siap mengangkat potensi lokal Nusa Tenggara Barat ke panggung dunia. Transformasi digital di Lombok Timur bukan lagi mimpi, melainkan proses yang sedang berjalan nyata, satu pelatihan demi satu pelatihan.

Post a Comment

0 Comments